Cari Blog Ini

Sabtu, 09 Februari 2019

Himpunan Hadits Yang Terpencar ke 449

Himpunan Hadits Yang Terpencar ke 449 ( 2241 - 2245 )

Terjemah Hadits ke 2241

Dari Ubadah bin Ash-Shamit Rodhiyallahu 'Anhu dia berkata bahwa Rosulullah Shollallahu 'Alahi Wasallam bersabda :

فِي الْجَنَّةِ مِائَةُ دَرَجَةٍ مَا بَيْنَ كُلِّ دَرَجَتَيْنِ كَمَا بَيْنَ الْأَرْضِ وَالسَّمَاءِ وَالْفِرْدَوْسُ أَعْلَاهَا دَرَجَةً وَمِنْهَا تُفَجَّرُ أَنْهَارُ الْجَنَّةِ الْأَرْبَعَةُ وَمِنْ فَوْقِهَا يَكُونُ الْعَرْشُ فَإِذَا سَأَلْتُمُ اللَّهَ فَسَلُوهُ الْفِرْدَوْسَ

“Di surga terdapat sepuluh derajat (10 tingkatan).

Jarak antara satu surga dengan surga yang lain seperti jarak antara langit dan bumi.

Surga Firdaus adalah surga yang tertinggi. Darinya mengalir empat sungai surgawi.

Di atas surga Firdaus terdapat Arsy Allah.

Jika kalian hendak memohon kepada Allah, maka mohonlah surga Firdaus kepada-Nya.”
(Terjemah Hadits Riwayat Tirmidzi no.2531)

Terjemah Hadits ke 2242

Dari Iyadh bin Himar Al Mujasyi'i Rodhiyallahu 'Anhu dia berkata :

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ذَاتَ يَوْمٍ فِي خُطْبَتِهِ أَلَا إِنَّ رَبِّي أَمَرَنِي أَنْ أُعَلِّمَكُمْ مَا جَهِلْتُمْ مِمَّا عَلَّمَنِي يَوْمِي هَذَا كُلُّ مَالٍ نَحَلْتُهُ عَبْدًا حَلَالٌ وَإِنِّي خَلَقْتُ عِبَادِي حُنَفَاءَ كُلَّهُمْ وَإِنَّهُمْ أَتَتْهُمْ الشَّيَاطِينُ فَاجْتَالَتْهُمْ عَنْ دِينِهِمْ وَحَرَّمَتْ عَلَيْهِمْ مَا أَحْلَلْتُ لَهُمْ وَأَمَرَتْهُمْ أَنْ يُشْرِكُوا بِي مَا لَمْ أُنْزِلْ بِهِ سُلْطَانًا وَإِنَّ اللَّهَ نَظَرَ إِلَى أَهْلِ الْأَرْضِ فَمَقَتَهُمْ عَرَبَهُمْ وَعَجَمَهُمْ إِلَّا بَقَايَا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَقَالَ إِنَّمَا بَعَثْتُكَ لِأَبْتَلِيَكَ وَأَبْتَلِيَ بِكَ وَأَنْزَلْتُ عَلَيْكَ كِتَابًا لَا يَغْسِلُهُ الْمَاءُ تَقْرَؤُهُ نَائِمًا وَيَقْظَانَ وَإِنَّ اللَّهَ أَمَرَنِي أَنْ أُحَرِّقَ قُرَيْشًا فَقُلْتُ رَبِّ إِذًا يَثْلَغُوا رَأْسِي فَيَدَعُوهُ خُبْزَةً قَالَ اسْتَخْرِجْهُمْ كَمَا اسْتَخْرَجُوكَ وَاغْزُهُمْ نُغْزِكَ وَأَنْفِقْ فَسَنُنْفِقَ عَلَيْكَ وَابْعَثْ جَيْشًا نَبْعَثْ خَمْسَةً مِثْلَهُ وَقَاتِلْ بِمَنْ أَطَاعَكَ مَنْ عَصَاكَ قَالَ وَأَهْلُ الْجَنَّةِ ثَلَاثَةٌ ذُو سُلْطَانٍ مُقْسِطٌ مُتَصَدِّقٌ مُوَفَّقٌ وَرَجُلٌ رَحِيمٌ رَقِيقُ الْقَلْبِ لِكُلِّ ذِي قُرْبَى وَمُسْلِمٍ وَعَفِيفٌ مُتَعَفِّفٌ ذُو عِيَالٍ قَالَ وَأَهْلُ النَّارِ خَمْسَةٌ الضَّعِيفُ الَّذِي لَا زَبْرَ لَهُ الَّذِينَ هُمْ فِيكُمْ تَبَعًا لَا يَبْتَغُونَ أَهْلًا وَلَا مَالًا وَالْخَائِنُ الَّذِي لَا يَخْفَى لَهُ طَمَعٌ وَإِنْ دَقَّ إِلَّا خَانَهُ وَرَجُلٌ لَا يُصْبِحُ وَلَا يُمْسِي إِلَّا وَهُوَ يُخَادِعُكَ عَنْ أَهْلِكَ وَمَالِكَ وَذَكَرَ الْبُخْلَ أَوْ الْكَذِبَ وَالشِّنْظِيرُ الْفَحَّاشُ.

Bahwa Rosulullah Shollallahu 'Alahi Wasallam bersabda :

"Ketahuilah, sesungguhnya Robbku telah memerintahkanku untuk mengajarkan kepada kalian apa yang telah diajarkan kepadaku pada hari ini yang belum Kalian ketahui.

Allah berfirman, 'Setiap harta yang Aku berikan kepada seseorang itu adalah halal.

Sesungguhnya Aku telah menciptakan hamba-hamba-Ku semuanya berada pada jalan yang lurus.

Setelah itu,syaitan-syaitan mendekati mereka untuk menyimpangkan mereka dari agamanya dan untuk mengharamkan apa yang telah Aku halalkan untuk mereka serta memerintahkan mereka untuk menyekutukan-Ku dengan sesuatu yang tidak aku beri kekuasaan.'

Sesungguhnya Allah telah melihat para penghuni bumi. Setelah itu, Dia membenci mereka, orang Arab maupun selain Arab, kecuali sebagian Ahli Kitab.

Allah berfirman, "Sesungguhnya Aku telah mengutusmu ya Muhammad hanya untuk mengujimu dan menguji umat manusia dengan diutusnya dirimu.

Aku telah menurunkan untukmu sebuah kitab yang tidak terbasahi oleh air {terjaga} yang senantiasa kamu baca ketika waktu tidur dan waktu terjaga."

Sesungguhnya Allah telah memerintahkanku untuk membakar {memperingatkan} orang-orang kafir Quraisy.

Lalu saya pun berkata, "Ya Allah, apabila aku membakar mereka, maka mereka akan memecah kepalaku dan meninggalkan kepalaku begitu saja seperti sekerat roti.'

Allah menjawab, "Usirlah mereka sebagaimana mereka mengusirmu; perangilah mereka, niscaya Aku akan membelamu;

Berinfaklah, niscaya Aku akan memberimu; kerahkanlah pasukan, niscaya Aku akan mengerahkannya lima kali lipat dari itu;

Dan perangilah orang yang mendurhakaimu dengan bantuan orang-orang yang setia denganmu!"

Rasulullah bersabda, "Penghuni surga itu ada tiga golongan:
1}. Penguasa yang adil, bersedekah, dan berlaku jujur.
2}. Orang muslim yang menaruh belas kasihan dan lemah lembut kepada setiap kerabat dekat.
3}. Orang yang hidup dalam kekurangan harta benda dan banyak anaknya, akan tetapi ia selalu menjaga kesucian diri dari dosa.

Sementara penghuni neraka itu ada lima golongan:
1}. Orang lemah yang tidak mempunyai amal kebajikan.
2}. Orang yang ikut-ikutan, tidak mau mencari nafkah, dan tidak peduli kepada keluarganya.
3}. Pengkhianat yang tidak ada hal-hal sekecil apapun melainkan ia akan berkhianat terhadapnya.
4}. Orang yang senantiasa berbuat makar untuk mengganggu keluarga dan harta orang lain. {Selain itu beliau juga menuturkan kekikiran dan kedustaan sebagai penyebab seseorang masuk neraka}.
5}. Orang yang bermulut kotor dan selalu berbuat keji.
(Terjemah Hadits Riwayat Muslim 8/159)

Terjemah Hadits ke 2243

Dari Abdullah bin Umar Rodhiyallahu 'Anhu dia berkata bahwa Rosulullah Shollallahu 'Alahi Wasallam bersabda :

إِذَا صَارَ أَهْلُ الْجَنَّةِ إِلَى الْجَنَّةِ وَصَارَ أَهْلُ النَّارِ إِلَى النَّارِ أُتِيَ بِالْمَوْتِ حَتَّى يُجْعَلَ بَيْنَ الْجَنَّةِ وَالنَّارِ ثُمَّ يُذْبَحُ ثُمَّ يُنَادِي مُنَادٍ يَا أَهْلَ الْجَنَّةِ لَا مَوْتَ وَيَا أَهْلَ النَّارِ لَا مَوْتَ فَيَزْدَادُ أَهْلُ الْجَنَّةِ فَرَحًا إِلَى فَرَحِهِمْ وَيَزْدَادُ أَهْلُ النَّارِ حُزْنًا إِلَى حُزْنِهِمْ.

"Apabila penghuni surga telah berada di dalam surga dan penghuni neraka telah berada di dalam neraka, dan kematian telah menghampiri mereka sehingga mendekati surga dan neraka, lalu mereka dibangkitkan."

Tak lama kemudian, seorang malaikat berseru, "Hai penghuni surga, tidak ada lagi kematian. Hai penghuni neraka, tidak ada lagi kematian."

Akhirnya para penghuni surga semakin menjadi senang dan para penghuni neraka semakin menjadi sedih karenanya. (Terjemah Hadits Riwayat Muslim 8/153)

Terjemah Hadits ke 2244

Dari Anas bin Malik Rodhiyallahu 'Anhu dia berkata ;

صَلَّى لَنَا النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم، ثُمَّ رَقِيَ المِنْبَرَ، فَأَشَارَ بِيَدَيْهِ قِبَلَ قِبْلَةِ المَسْجِدِ، ثُمَّ قَالَ: “لَقَدْ رَأَيْتُ الآنَ مُنْذُ صَلَّيْتُ لَكُمُ الصَّلاَةَ الجَنَّةَ وَالنَّارَ مُمَثَّلَتَيْنِ فِي قِبْلَةِ هَذَا الجِدَارِ، فَلَمْ أَرَ كَاليَوْمِ فِي الخَيْرِ وَالشَّرِّ”. ثَلاَثً

Nabi Shollallahu ‘Alaihi Wa sallam mengingami kami sholat. Setelah itu beliau naik ke mimbar dan mengarahkan tangannya ke arah kiblat masjid.

Beliau bersabda, ‘Sungguh sejak sholat bersama kalian tadi aku melihat surga dan neraka.

Ditampakkan di sisi dinding di arah kiblat ini. Aku tidak pernah melihat kebaikan dan keburukan seperti pada hari ini’.
(Terjemah Hadits Riwayat Bukhori )

Terjemah Hadits ke 2245

Dari Anas bin Malik Rodhiyallahu 'Anhu dia berkata bahwa Nabi Shollallahu 'Alahi Wasallam bersabda :

الْفِرْدَوْسُ رَبْوَةُ الْجَنَّةِ وَأَوْسَطُهَا وَأَفْضَلُهَا

Firdaus adalah surga yang paling tinggi, yang paling bagus, dan yang paling afdhol.
(Terjemah Hadits Riwayat Tirmudzi 3174)

Hadits ini dishohihkan oleh Syaikh al-Albani.

Himpunan Hadits Yang Terpencar ke 448

Himpunan Hadits Yang Terpencar ke 448 (2236 - 2240 )

Terjemah Hadits ke 2236

Dari Anas bin Malik Rodhiyallahu 'Anhu dia berkata bahwa Rosulullah Shollallahu 'Alahi Wasallam bersabda :

إِنَّ فِي الْجَنَّةِ لَسُوقًا يَأْتُونَهَا كُلَّ جُمُعَةٍ فَتَهُبُّ رِيحُ الشَّمَالِ فَتَحْثُو فِي وُجُوهِهِمْ وَثِيَابِهِمْ فَيَزْدَادُونَ حُسْنًا وَجَمَالًا فَيَرْجِعُونَ إِلَى أَهْلِيهِمْ وَقَدْ ازْدَادُوا حُسْنًا وَجَمَالًا فَيَقُولُ لَهُمْ أَهْلُوهُمْ وَاللَّهِ لَقَدْ ازْدَدْتُمْ بَعْدَنَا حُسْنًا وَجَمَالًا فَيَقُولُونَ وَأَنْتُمْ وَاللَّهِ لَقَدْ ازْدَدْتُمْ بَعْدَنَا حُسْنًا وَجَمَالًا.

"Sesungguhnya di surga ada pasar yang selalu dikunjungi para penghuninya setiap hari Jum'at.

Tiba-tiba bertiuplah angin dari arah utara yang menerpa wajah dan pakaian mereka hingga rupa mereka akan semakin bertambah cantik.

Setelah itu mereka kembali pulang ke keluarga mereka dengan rupa dan penampilan yang semakin cantik.

Keluarga mereka berkata, 'Demi Allah, kamu semakin bertambah cantik dan menawan.'

Mereka menjawab, "Demi Allah, kamu juga semakin bertambah cantik dan menawan setelah kami tinggal pergi." (Terjemah Hadits Riwayat Muslim 8/145)

Terjemah Hadits ke 2237

Dari Anas bin Malik Rodhiyallahu 'Anhu dia berkata bahwa Rosulullah Shollallahu 'Alahi Wasallam bersabda :

حُفَّتْ الْجَنَّةُ بِالْمَكَارِهِ وَحُفَّتْ النَّارُ بِالشَّهَوَاتِ

'Surga itu dikelilingi oleh hal-hal yang tidak disukai dan sebaliknya neraka itu dikelilingi oleh hal-hal yang menyenangkan.'"
(Terjemah Hadits Riwayat Muslim 8/142-143)

Terjemah Hadits ke 2238

Dari Abu Huroiroh Rodhiyallahu 'Anhu dia berkata bahwa Rosulullah Shollallahu 'Alahi Wasallam bersabda :

سَيْحَانُ وَجَيْحَانُ وَالْفُرَاتُ وَالنِّيلُ كُلٌّ مِنْ أَنْهَارِ الْجَنَّةِ.

'Sungai Saihan, sungai Jaihan, sungai Eufrat, dan sungai Nil semuanya itu adalah bagian dari sungai-sungai di surga.'" (Terjemah Hadits Riwayat Muslim 8/149)

Terjemah Hadits ke 2239

Dari Haritsah bin Wahab Rodhiyallahu 'Anhu dia berkata bahwa ia pernah mendengar Rosulullah Shollallahu 'Alahi Wasallam bertanya :

أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِأَهْلِ الْجَنَّةِ قَالُوا بَلَى قَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلُّ ضَعِيفٍ مُتَضَعِّفٍ لَوْ أَقْسَمَ عَلَى اللَّهِ لَأَبَرَّهُ ثُمَّ قَالَ أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِأَهْلِ النَّارِ قَالُوا بَلَى قَالَ كُلُّ عُتُلٍّ جَوَّاظٍ مُسْتَكْبِرٍ.

"Maukah kalian aku beritahukan tentang penghuni surga?"

Para sahabat menjawab, "Tentu kami mau ya Rosulullah."

Kemudian Rasulullah bersabda, "Yaitu setiap orang yang lemah dan yang selalu diremehkan orang lain. Apabila ia bersumpah dengan nama Allah, maka akan dikabulkan sumpahnya itu."

Rosulullah bertanya lagi, "Maukah kalian aku beritahukan tentang penghuni neraka?"

Para sahabat menjawab, "Tentu kami mau ya Rosulullah."

Rosulullah bersabda, "Yaitu setiap orang yang besar mulut dan rakus, bengis, serta sombong."
(Terjemah Hadits Riwayat Muslim 8/154)

Terjemah Hadits ke 2240

Dari Abu Huroiroh Rodhiyallahu 'Anhu dia berkata bahwa Rosulullah Shollallahu 'Alahi Wasallam bersabda :

مَا فِي الْجَنَّةِ شَجَرَةٌ إِلَّا وَسَاقُهَا مِنْ ذَهَبٍ

Tidak satu pun pepohonan yang ada di surga melainkan batangnya dari emas. ”
(Terjemah Hadits Riwayat Tirmidzi no.2525)

Himpunan Hadits Yang Terpencar ke 447

Himpunan Hadits Yang Terpencar ke 447 ( 2231 - 2235 )

Terjemah Hadits ke 2231 ( ILMU SAINS Rosulullah Shollallahu 'Alaihi Wasallam)

Dari Tsauban Rodhiyallahu 'Anhu maula Rosulullah Shollallahu 'Alahi Wasallam dia berkata :

كُنْتُ قَائِمًا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَاءَ حِبْرٌ مِنْ أَحْبَارِ الْيَهُودِ فَقَالَ السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا مُحَمَّدُ فَدَفَعْتُهُ دَفْعَةً كَادَ يُصْرَعُ مِنْهَا فَقَالَ لِمَ تَدْفَعُنِي فَقُلْتُ أَلَا تَقُولُ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ الْيَهُودِيُّ إِنَّمَا نَدْعُوهُ بِاسْمِهِ الَّذِي سَمَّاهُ بِهِ أَهْلُهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اسْمِي مُحَمَّدٌ الَّذِي سَمَّانِي بِهِ أَهْلِي فَقَالَ الْيَهُودِيُّ جِئْتُ أَسْأَلُكَ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيَنْفَعُكَ شَيْءٌ إِنْ حَدَّثْتُكَ قَالَ أَسْمَعُ بِأُذُنَيَّ فَنَكَتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِعُودٍ مَعَهُ فَقَالَ سَلْ فَقَالَ الْيَهُودِيُّ أَيْنَ يَكُونُ النَّاسُ يَوْمَ تُبَدَّلُ الْأَرْضُ غَيْرَ الْأَرْضِ وَالسَّمَوَاتُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هُمْ فِي الظُّلْمَةِ دُونَ الْجِسْرِ قَالَ فَمَنْ أَوَّلُ النَّاسِ إِجَازَةً قَالَ فُقَرَاءُ الْمُهَاجِرِينَ قَالَ الْيَهُودِيُّ فَمَا تُحْفَتُهُمْ حِينَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ قَالَ زِيَادَةُ كَبِدِ النُّونِ قَالَ فَمَا غِذَاؤُهُمْ عَلَى إِثْرِهَا قَالَ يُنْحَرُ لَهُمْ ثَوْرُ الْجَنَّةِ الَّذِي كَانَ يَأْكُلُ مِنْ أَطْرَافِهَا قَالَ فَمَا شَرَابُهُمْ عَلَيْهِ قَالَ مِنْ عَيْنٍ فِيهَا تُسَمَّى سَلْسَبِيلًا قَالَ صَدَقْتَ قَالَ وَجِئْتُ أَسْأَلُكَ عَنْ شَيْءٍ لَا يَعْلَمُهُ أَحَدٌ مِنْ أَهْلِ الْأَرْضِ إِلَّا نَبِيٌّ أَوْ رَجُلٌ أَوْ رَجُلَانِ قَالَ يَنْفَعُكَ إِنْ حَدَّثْتُكَ قَالَ أَسْمَعُ بِأُذُنَيَّ قَالَ جِئْتُ أَسْأَلُكَ عَنْ الْوَلَدِ قَالَ مَاءُ الرَّجُلِ أَبْيَضُ وَمَاءُ الْمَرْأَةِ أَصْفَرُ فَإِذَا اجْتَمَعَا فَعَلَا مَنِيُّ الرَّجُلِ مَنِيَّ الْمَرْأَةِ أَذْكَرَا بِإِذْنِ اللَّهِ وَإِذَا عَلَا مَنِيُّ الْمَرْأَةِ مَنِيَّ الرَّجُلِ آنَثَا بِإِذْنِ اللَّهِ قَالَ الْيَهُودِيُّ لَقَدْ صَدَقْتَ وَإِنَّكَ لَنَبِيٌّ ثُمَّ انْصَرَفَ فَذَهَبَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَقَدْ سَأَلَنِي هَذَا عَنْ الَّذِي سَأَلَنِي عَنْهُ وَمَا لِي عِلْمٌ بِشَيْءٍ مِنْهُ حَتَّى أَتَانِيَ اللَّهُ بِهِ.

"Suatu ketika, saya pernah berdiri di dekat Rosulullah Shollallahu 'Alahi Wasallam.

Tak lama kemudian, datanglah seorang pendeta Yahudi sambil mengucapkan, 'Assalaamu alaikum ya Muhammad.'

Mendengar ucapan tersebut, saya {Tsauban} langsung mendorong pendeta Yahudi tersebut hingga ia hampir terjatuh.

Lalu pendeta itu berseru kepada saya, "Mengapa kamu mendorong saya?"

Saya pun menjawab, "Mengapa kamu tidak mengucapkan ya Rosulullah."

Pendeta Yahudi itu berkata, "Aku hanya memanggil Muhammad sebagaimana nama yang diberikan keluarganya."

Kemudian Rosulullah bersabda:, "Sesungguhnya namaku adalah Muhammad sesuai dengan nama yang diberikan oleh keluargaku."

Pendeta Yahudi itu berkata, "Ya Muhammad, sebenarnya aku datang ke sini hanya untuk bertanya kepadamu."

Rosulullah balik bertanya, "Apakah ada manfaatnya untukmu apabila aku memberitahukan sesuatu kepadamu?"

Pendeta Yahudi tersebut menjawab, "Aku akan mendengarkannya dengan seksama."

Kemudian Rosulullah menggores-goreskan sebatang kayu kecil yang sedang beliau pegang seraya bersabda:, "Ajukanlah pertanyaanmu sekarang'

Lalu pendeta Yahudi itu berkata, "Baiklah. Ya Muhammad, di manakah umat manusia berada ketika bumi dan langit diganti dengan bumi dan langit yang lain?"

Rosulullah menjawab, "Pada saat itu umat manusia sedang berada dalam kegelapan di dekat jembatan {yang melintang di atas neraka}."

Pendeta Yahudi itu bertanya lagi, "Siapakah yang akan melintasi jembatan tersebut pertama kali?"
Rasulullah menjawab, "Orang-orang Muhajirin yang fakirlah yang pertama kali melintas jembatan tersebut"

Kembali pendeta Yahudi itu mengajukan pertanyaan lagi, "Apakah hidangan/suguhan mereka ketika mereka masuk ke dalam surga?"

Rosulullah menjawab, "Hati ikan pilihan."

Pendeta Yahudi itu bertanya lagi, "Apakah makanan mereka setelah itu?"

Rosulullah menjawab, "Untuk mereka disembelihkan sapi surga yang makan rerumputan terbaik di surga."

Kemudian pendeta Yahudi itu bertanya lagi, "Lalu apakah minuman mereka itu?"

Rosulullah menjawab, "Minuman mereka dari mata air di surga yang disebut salsabil"

Pendeta itu berseru, "Kamu benar ya Muhammad."

Selanjutnya pendeta Yahudi itu berkata, "Ya Muhammad, aku datang ke sini juga untuk bertanya kepadamu tentang sesuatu yang tidak diketahui oleh siapapun kecuali oleh seorang nabi atau diketahui oleh satu atau dua orang saja."

Rasulullah bertanya, "Apakah ada manfaatnya apabila aku menjawab pertanyaamu?'

Pendeta Yahudi itu menjawab, "Aku akan mendengarkannya dengan seksama."

Pendeta Yahudi itu bertanya, "Ya Muhammad, aku datang kepadamu untuk bertanya tentang proses terjadinya anak manusia."

Rasulullah menjawab, "Mani laki-laki {sperma} itu berwarna putih, sedangkan warna mani perempuan {sel telur/ovum} itu agak kuning. Apabila keduanya bertemu, lalu sperma laki-laki mengungguli sel telur perempuan, maka akan muncullah janin laki-laki dengan izin Allah.

Sebaliknya, apabila sel telur perempuan mengungguli sperma laki-laki, maka akan muncullah janin perempuan."

Pendeta Yahudi itu berkata, "Sungguh tepat keteranganmu hai Muhammad dan sesungguhnya kamu memang benar-benar seorang nabi {utusan} Allah."

Setelah itu, Rosulullah bersabda, "Sebenarnya ia bertanya tentang sesuatu yang pernah ia tanyakan kepadaku, sedangkan aku sama sekali tidak mengerti tentang hal itu kecuali setelah Allah memberitahukannya kepadaku."
(Terjemah Hadits Riwayat Muslim 1/173-174)

Terjemah Hadits ke 2232

Dari Abu Huroiroh Rodhiyallahu 'Anhu dia berkata :" Dari Nabi Shollallahu 'Alaihi Wa sallam bersabda ":

مَنْ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ يَنْعَمُ لَا يَبْأَسُ لَا تَبْلَى ثِيَابُهُ وَلَا يَفْنَى شَبَابُهُ.

"Orang yang masuk surga itu selalu berada dalam kenikmatan tanpa ada kesedihan. Pakaiannya tidak pernah kusut dan senantiasa awet muda.'
(Terjemah Hadits Riwayat Muslim 8/148)

Terjemah Hadits ke 2233

Dari Sahl bin Sa'ad Sā'idi Rodhiyallahu 'Anhu dia berkata bahwa Rosulullah Shollallahu 'Alahi Wasallam bersabda :

إِنَّ فِي الْجَنَّةِ لَشَجَرَةً يَسِيرُ الرَّاكِبُ فِي ظِلِّهَا مِائَةَ عَامٍ لَا يَقْطَعُهَا. قَالَ أَبُو حَازِمٍ فَحَدَّثْتُ بِهِ النُّعْمَانَ بْنَ أَبِي عَيَّاشٍ الزُّرَقِيَّ فَقَالَ حَدَّثَنِي أَبُو سَعِيدٍ الْخُدْرِيُّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ فِي الْجَنَّةِ شَجَرَةً يَسِيرُ الرَّاكِبُ الْجَوَادَ الْمُضَمَّرَ السَّرِيعَ مِائَةَ عَامٍ مَا يَقْطَعُهَا.

"Sesungguhnya di dalam Surga itu ada sebuah pohon, di sana seorang pengendara kuda berjalan selama seratus tahun di bawah naungan pohon tersebut tanpa terputus"

Abu Hazim berkata, "Kemudian saya ceritakan hadits tersebut kepada An-Nu'man bin Abu Ayyasy Az-Zuraqi.

Lalu ia berkata, "Saya pernah diceritakan oleh Abu Said Al Khudri Rodhiyallahu 'Anhu dari Nabi Muhammad Shollallahu 'Alahi Wasallam, beliau bersabda, 'Sesungguhnya di dalam surga ada sebuah pohon di sana seorang pengendara kuda yang lincah dan cekatan berjalan di bawah pohon itu selama seratus tahun, maka tidak akan mampu untuk mencapainya {keluar dari naungan pohon itu}.''"
(Terjemah Hadits Riwayat Muslim 8/144)

Terjemah Hadits ke 2234

Dari Abu Musa Rodhiyallahu 'Anhu dia berkata bahwa Rosulullah Shollallahu 'Alahi Wasallam bersabda :

فِي الْجَنَّةِ خَيْمَةٌ مِنْ لُؤْلُؤَةٍ مُجَوَّفَةٍ عَرْضُهَا سِتُّونَ مِيلًا فِي كُلِّ زَاوِيَةٍ مِنْهَا أَهْلٌ مَا يَرَوْنَ الْآخَرِينَ يَطُوفُ عَلَيْهِمْ الْمُؤْمِنُ.

"Di dalam Surga ada kemah yang terbuat dari permata yang dibentangkan dan lebarnya enam puluh mil.

Pada setiap sudut ada penghuninya. Penghuni suatu sudut tidak dapat melihat penghuni di sudut lain dan di situlah orang mukmin berkeliling"
(Terjemah Hadits Riwayat Muslim 8/148)

Terjemah Hadits ke 2235

Dari Anas bin Malik Rodhiyallahu 'Anhu dia berkata bahwa Nabi Shollallahu 'Alahi Wasallam bersabda :

إِنَّ فِي الْجَنَّةِ لَشَجَرَةً يَسِيرُ الرَّاكِبُ فِي ظِلِّهَا مِائَةَ عَامٍ لَا يَقْطَعُهَا

Sesungguhnya di surga ada sebuah pohon yang jika para pengendara berjalan di bawah naungannya seratus tahun lamanya tidak akan dapat melampauinya”.
(Terjemah Hadits Riwayat Bukhori no.3012, Tirmidzi no.2523-2524)