Himpunan Hadits Yang Terpencar ke 196
Terjemah Hadits ke 976
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا أَنَّ قُرَيْشًا كَانَتْ تَصُوْمُ عَاشُورَاءَ فِي الْجَاهِلِيَّةِ ثُمَّ أَمَرَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِصِيَامِهِ حَتَى فُرِضَ رَمَضَانَ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: “مَنْ شَاءَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ شَاءَ فَلْيُفْطِرْهُ.
Dari Aisyah Rodhiyallahu ‘Anha berkata bahwa saat zaman jahiliyah dahulu orang-orang Quraisy melaksanakan puasa Asyuro.
Lalu Rosulullah Shollallahu ‘Alaihi Wa sallam tetap memerintahkan umatnya untuk melaksanakan puasa tersebut. Sampai turun kewajiban puasa Romadhon.
Kemudian Rosulullah Shollallahu ‘Alaihi Wa sallam bersabda, “Bagi yang ingin, silakan puasa, bagi yang tidak puasa juga tidak mengapa ( Terjemah Hadits Riwayat Bukhori dan Muslim)
Terjemah Hadits ke 977
Dari Said bin Jubair dari Ibnu Abbas Rodhiyallahu ‘Anhuma, berkata :
قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِيْنَةَ فَرَأَى الْيَهُوْدَ تَصُوْمُ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ فَقَالَ: “مَا هَذَا؟ “قَالُوا: هَذَا يَوْمٌ صَالِحٌ نَجَى اللهُ فِيْهِ بَنِي إِسْرَائِيْلَ مِنْ عَدُوِّهِمْ فَصَامَهُ مُوْسَى قَالَ: “فَأَنَا أَحَقُّ بِمُوْسَى مِنْكُمْ” فَصَامَهُ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ
“Ketika tiba di Madinah, Rosulullah Shollallahu ‘Alaihi Wa sallam mendapati orang-orang Yahudi melakukan puasa ’Asyuro. Kemudian Rosulullah Shollallahu ‘Alaihi Wa sallam bertanya,
“Hari yang kalian bepuasa ini hari apa?”
Orang-orang Yahudi tersebut menjawab, “Ini adalah hari yang sangat mulia. Ini adalah hari ketika Allah menyelamatkan Musa dan kaumnya. Ketika itu pula Fir’aun dan kaumnya ditenggelamkan.
Musa berpuasa pada hari ini dalam rangka bersyukur, maka kami pun mengikuti beliau berpuasa pada hari ini.”
Rosulullah Shollallahu ‘Alaihi Wa sallam lantas bersabda, “Kami seharusnya lebih berhak dan lebih utama mengikuti Musa daripada kalian.”
Lalu setelah itu Rosulullah Shollallahu ‘Alaihi Wa sallam memerintahkan kaum muslimin untuk berpuasa.”
( Terjemah Hadits Riwayat Bukhori dan Muslim)
Terjemah Hadits ke 978
Dari Ibnu Abbas Rodhiyallohu 'Anhu berkata :
صُومُوا التَّاسِعَ وَالْعَاشِرَ وَخَالِفُوا الْيَهُودَ
“Berpuasalah pada tanggal sembilan dan sepuluh Muharrom, berbedalah dengan orang yahudi " ( Terjemah Hadits Riwayat Baihaqi di Kitab As Sunan Al Kubro 8665) dan Thobari di Kitab Tahdzib Al Atsa1110)]
Terjemah Hadits ke 979
Dari Ibnu Abbas Rodhiyallahu 'Anhu berkata bahwa Nabi Shollallaahu 'Alaihi wasallam bersabda:
صُومُوا يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَخَالِفُوا فِيهِ الْيَهُودَ صُومُوا قَبْلَهُ يَوْمًا أَوْ بَعْدَهُ يَوْمًا
“Berpuasalah pada hari ‘Asyuro dan berbedalah dengan kaum Yahudi dengan berpuasa satu hari sebelumnya dan satu hari sesudahnya.” (Terjemah Hadits Riwayat Ahmad no. 2418, Al-Humaidi no. 485, dan Ibnu Huzaimah dalam Kitab Shohihnya no. 2095.)
Terjemah Hadits ke 980
Dari ‘Aisyah Rodhiyallahu ‘Anha berkata bahwa Nabi Shollallahu ‘Alaihi Wa sallam bersabda:
أَبْغَضُ الرِّجَالِ إِلَى اللَّهِ الأَلَدُّ الْخَصِمُ
“Orang yang paling dibenci oleh Allah adalah orang yang paling keras debatnya.” (Terjemah Hadits Riwayat Bukhori, no. 2457 ; 4523; dan Muslim, no. 2668)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar