Cari Blog Ini

Jumat, 20 Maret 2020

Himpunan Hadits Yang Terpencar ke 637

Himpunan Hadits Yang Terpencar ke 637 ( 3.181- 3.185)

Terjemah Hadits ke 3.181 ( Terjemah Hadits Qudsi )

Terjemah Hadits Qudsi berikut ini tentang Sumpah Iblis dan firman Allah

Dari Abu Sa’id Al-Khudri Rodhiyallahu 'Anhu berkata :

سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ إِبْلِيسَ قَالَ لِرَبِّهِ بِعِزَّتِكَ وَجَلَالِكَ لَا أَبْرَحُ أُغْوِي بَنِي آدَمَ مَا دَامَتِ الْأَرْوَاحُ فِيهِمْ فَقَالَ اللَّهُ فَبِعِزَّتِي وَجَلَالِي لَا أَبْرَحُ أَغْفِرُ لَهُمْ مَا اسْتَغْفَرُونِي

Aku mendengar Rosulullah Shollallahu ‘Alaihi wa sallam bersabda:

“Iblis berkata kepada Robbnya: “Demi kemuliaan dan keagunganMu, aku senantiasa akan menyesatkan anak-anak Adam selama ruh masih ada pada mereka”.

Maka Allâh berfirman: “Demi kemuliaan dan keagungan-Ku, Aku senantiasa akan mengampuni mereka selama mereka mohon ampun kepadaKu”.
( Terjemah Hadits Riwayat Ahmad )

Terjemah Hadits ke 3.182

Terjemah Hadits berikut ini tentang Syaitan Khinsib

Dari Utsman bin Abil ‘Ash Rodhiyallahu ‘Anhu, pernah mendatangi Nabi Shollallahu ‘Alaihi wa sallam,

“Wahai Rosulullah, syaitan telah mengganggu kekhusyu'an sholatku, hingga aku lupa terhadap apa yang aku baca.”

Nabi Shollallahu ‘Alaihi wa sallam bersabda:

ﺫَﺍﻙَ ﺷَﻴْﻄَﺎﻥٌ ﻳُﻘَﺎﻝُ ﻟَﻪُ ﺧِﻨْﺰِﺏٌ ﻓَﺈِﺫَﺍ‎ ‎ﺃَﺣْﺴَﺴْﺘَﻪُ ﻓَﺘَﻌَﻮَّﺫْ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ ﻣِﻨْﻪُ ﻭَﺍﺗْﻔِﻞْ ﻋَﻠَﻰ‎ ‎ﻳَﺴَﺎﺭِﻙَ ﺛَﻼَﺛًﺎ

Itu syaitan namanya Khinzib. Jika kamu merasa diganggu, mintalah perlindungan kepada Allah darinya, dan meludah ringan ke kiri 3 kali.

Kata Utsman bin Abil ‘Ash , “Aku pun lakukan saran itu, lalu Allah menghilangkan gangguannya dariku.”
(Terjemah Hadits Riwayat Muslim 5868)

Terjemah Hadits ke 3.183

Dari Abu Huroiroh Rodhiyallahu 'Anhu berkata bahwa Nabi Shollallahu 'Alahi Wasallam bersabda :

ا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ

Janganlah kamu menjadikan rumah-rumah kamu sebagai kuburan, sesungguhnya syaithon lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqoroh di dalamnya”.
( Terjemah Hadits Riwayat Muslim, no: 780)

Terjemah Hadits ke 3.184

Dari Walid Abu Malih Rohimahullah berkata :

عَنْ رَجُلٍ قَالَ كُنْتُ رَدِيفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَعَثَرَتْ دَابَّةٌ فَقُلْتُ تَعِسَ الشَّيْطَانُ فَقَالَ لَا تَقُلْ تَعِسَ الشَّيْطَانُ فَإِنَّكَ إِذَا قُلْتَ ذَلِكَ تَعَاظَمَ حَتَّى يَكُونَ مِثْلَ الْبَيْتِ وَيَقُولُ بِقُوَّتِي وَلَكِنْ قُلْ بِسْمِ اللَّهِ فَإِنَّكَ إِذَا قُلْتَ ذَلِكَ تَصَاغَرَ حَتَّى يَكُونَ مِثْلَ الذُّبَابِ

Dari seorang laki-laki ia berkata, "Aku membonceng di belakang Nabi Shollallahu 'Alaihi wasallam,

maka ketika hewan tunggangan beliau lambat saat berjalan aku berkata, 'Celakalah syaitan ini'.

Beliau lalu bersabda: "Jangan engkau berkata, 'Celakalah syaitan ', sebab jika engkau berkata seperti itu ia (syaitan) akan semakin besar hingga seperti rumah seraya berkata 'demi kekuatanku'.

Tetapi hendaklah engkau katakan 'Bismillah . Jika engkau ucapkan itu maka syaitan akan semakin kecil hingga seperti lalat."
( Terjemah Hadits Riwayat Abu_Dawud/4330)

Catatan:

Ulama Jumhur ahli hadits mengatakan bahwa Bagi seorang mukmin jangan suka mecela , jangan suka mengumpat ,dan jangan suka melaknat sebaiknya meninggalkannya yang demikian itu lebih utama.

Perhatikanlah Terjemah Hadits berikutnya !

Terjemah Hadits ke 3.185

Dari Abdullah Rodhiyallahu 'Anhu ia berkata;

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ الْمُؤْمِنُ بِالطَّعَّانِ وَلَا اللَّعَّانِ وَلَا الْفَاحِشِ وَلَا الْبَذِيءِ
Rosulullah Shollallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:

“Seorang mukmin itu bukanlah orang yang suka mencela, bukanlah orang yang suka melaknat, bukanlah orang yang suka berperilaku keji dan bukanlah orang yang suka berkata kasar.”
(Terjemah Hadits Riwayat Tirmidzi No: 1900, 1977
dan Ahmad, no. 3839)

Himpunan Hadits Yang Terpencar ke 636

Himpunan Hadits Yang Terpencar ke 636 ( 3.176- 3.180)

Terjemah Hadits ke 3.176

Dari Ibnu Mas'ud Rodhiyallahu 'Anhu berkata bahwa ada seorang laki-laki yang menginfakkan seekor unta yang hidung untanya telah diberi tali dijalan Allah.

Lalu Rosulullah Shollallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

"لَتَأْتِيَنَّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِسَبْعِمِائَةِ نَاقَةٍ مَخْطُومَةٍ"

“Engkau pasti akan datang pada hari kiamat kelak, dengan tujuh ratus unta yang telah ditali hidungnya.”
(Terjemah Hadits Riwayat Muslim 1892, Ahmad dan an-Nasa’i 6/49).

Terjemah Hadits ke 3.177

Dari Ibnu Mas'ud Rodhiyallahu 'Anhu berkata:

جَاءَ رَجُلٌ بِنَاقَةٍ مَخْطُوْمَةٍ، فَقَالَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، هَذِهِ النَّاقَةُ فِى سَبِيْلِ اللهِ. فَقَالَ: لَكَ بِهَا سَبْعُمِائَةِ نَاقَةٍ مَخْطُوْمَةٍ فِى الْجَنَّةِ

Ada Seorang laki-laki datang dengan membawa unta berpelana lalu berkata: ‘Wahai Rosulullah, unta ini adalah untuk sabilillah.’

Beliau bersabda: ‘Dengan unta ini, engkau mendapat tujuh ratus unta berpelana di Surga’.”
(Terjemah Hadits Riwayat Abu Nu’aim dan Hakim)

Terjemah Hadits ke 3.178

Dari Abu Mas’ud al-Anshori Rodhiyallahu 'Anhu, ia berkata bahwa

جَاءَ رَجُلٌ بِنَاقَةٍ مَخْطُوْمَةٍ، فَقَالَ: هَذِهِ فِى سَبِيْلِ اللهِ. فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لَكَ بِهَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَبْعُمِائَةِ نَاقَةٍ كُلُّهَا مَخْطُوْمَةٌ

“Ada Seorang laki-laki datang dengan membawa unta berpelana lalu berkata: ‘Unta ini adalah untuk sabilillah.’

Lantas Rosulullah bersabda: ‘Dengan unta ini, pada hari Kiamat engkau mendapat tujuh ratus unta yang semuanya berpelana’.”
(Terjemah Hadits Riwayat Muslim)

Terjemah Hadits ke 3.179

Dari Abu Mas'ud Al Anshori Rodhiyallahu 'Anhu berkata;

قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَفَقَةُ الرَّجُلِ عَلَى أَهْلِهِ يَحْتَسِبُهَا صَدَقَةٌ

Nabi Shollallahu 'Alaihi Wasallam bersabda;

"Nafkah seseorang untuk keluarganya jika disertai harapan memperoleh pahala, maka terhitung sebagai shodaqoh (sedekah).
( Terjemah Hadits Riwayat Ahmad Nomor.21.316)

Terjemah Hadits ke 3.180

Dari Anas bin Malik Rodhiyallahu 'Anhu berkata bahwa

قَالَ رَسُوْلُ الله صَلىَ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمْ تَصَدَّقُوْا فَإِنَّ الصَّدَقَةَ فَكَاكُمْ مِن النَّارِ (رواه الدارقطنى والطبرانى وأبو نعيم والبيهقى )

Rosulullah Shollallahu 'Alaihi Wasallam bersabda Beshodaqohlah (bersedekahlah), karena sesungguhnya shodaqoh itu bisa mencegah dari api neraka
( Terjemah Hadits Riwayat Daruqutni,Thobroni, Abu Naim,dan Baihaqi)

Senin, 24 Februari 2020

Himpunan Hadits Yang Terpencar ke 635

Himpunan Hadits Yang Terpencar ke 635 ( 3.171- 3.175)

Terjemah Hadits ke 3.171

Dari Hakîm bin Hizâm Rodhiyallahu 'anhu berkata :

عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : اَلْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنَ الْيَدِ السُّفْلَى، وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُوْلُ، وَخَيْرُ الصَّدَقَةِ عَنْ ظَهْرِ غِنًى، وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللهُ، وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللهُ

Dari Nabi Shollallahu ‘Alaihi wa sallam bersabda :

Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah.

Dan mulailah dari orang yang menjadi tanggunganmu.

Dan sebaik-sebaik shodaqoh adalah yang dikeluarkan dari orang yang tidak membutuhkannya.

Barangsiapa menjaga kehormatan dirinya maka Allâh akan menjaganya dan barangsiapa yang merasa cukup maka Allâh akan memberikan kecukupan kepadanya.”
( Terjemah Hadits muttafaqun ‘alaih= Terjemah Hadits Riwayat Bukhâri no. 142 dan Muslim no.1053 (124)

Terjemah Hadits ke 3.172

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنْ الْيَدِ السُّفْلَى. فَالْيَدُ الْعُلْيَا هِيَ الْمُنْفِقَةُ،وَالسُّفْلَى هِيَ السَّائِلَةُ

Dari Abdullah ibn Umar Rodhiyallahu ‘Anhu: bahwa Rosulullah Shollallahu 'Alaihi Wasalam bersabda:

Tangan yang diatas lebih baik daripada tangan yang di bawah.

Tangan yang diatas adalah yang memberi (mengeluarkan infaq) sedangkan tangan yang di bawah adalah yang meminta.( yang menerima )
( Terjemah Hadits Shohih Riwayat al-Bukhari: 1339)

Terjemah Hadits ke 3.173

Dari Abu Huroiroh Rodhiyallahu 'Anhu berkata bahwa Rosulullah Shollallahu 'Alahi Wasallam bersabda :

مَا مِنْ يَوْمٍ يُصبِحُ العِبادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلانِ، فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا، وَيَقُولُ الآخَرُ: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا

“Tidak ada hari kecuali setiap hari tersebut ada dua malaikat yang turun setiap pagi dan berkata salah seorang diantara mereka (berdo'a),

‘Ya Allah berilah ganti bagi orang yang BERINFAQ‘,

dan malaikat yang lain berkata ( berdo'a), ‘

Berilah kebinasaan bagi orang yang kikir (pelit).'”
(Terjemah Hadits Riwayat Bukhoori dan Muslim)

Terjemah Hadits ke 3.174

Dari Salman bin ‘Amir adh-Dhabbi Rodhiyallahu 'Anhu ia berkata bahwa Rosulullah Shollallahu 'Alahi Wasallam bersabda :

الصَّدَقَةُ عَلَى الْمِسْكِيْنِ صَدَقَةٌ وَعَلَى ذِيْ الْقَرَابَةِ اثْنَتَانِ : صَدَقَةٌ وَصِلَةٌ

“SHODAQOH kepada orang miskin hanyalah shodaqoh, sedangkan shodaqoh kepada kerabat akan mendapatkan dua ganjaran, yaitu ganjaran shodaqoh dan ganjaran silaturahim.”
(Hadits Riwayat Tirmidzi no. 658, Ibnu Majah no. 1844, Ibnu Khuzaimah no. 2067, 2385, Ahmad no. 17, 18, dan Ad-Darimi no. 1687, 1688.)

Catatan:
Hadits ini Dinilai shohih oleh Syaikh al-Albani di dalam kitab Shahih al-Jami’ no. 3858)

Terjemah Hadits ke 3.175

Dari Abu Huroiroh Rodhiyallahu 'Anhu berkata:

أَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالصَّدَقَةِ فَقَالَ رَجُلٌ: يَا رَسُولَ اللَّهِ عِنْدِي دِينَارٌ فَقَالَ: تَصَدَّقْ بِهِ عَلَى نَفْسِكَ، قَالَ: عِنْدِي آخَرُ، قَالَ: تَصَدَّقْ بِهِ عَلَى وَلَدِكَ، قَالَ: عِنْدِي آخَرُ، قَالَ: تَصَدَّقْ بِهِ عَلَى زَوْجَتِكَ قَالَ: عِنْدِي آخَرُ، قَالَ: تَصَدَّقْ بِهِ عَلَى خَادِمِكَ، قَالَ: عِنْدِي آخَرُ، قَالَ: أَنْتَ أَبْصَرُ. (أبو داود)

Nabi Shollallahu 'Alaihi Wasallam memerintahkan untuk bershodqoh.

Kemudian seorang laki-laki berkata; Wahai Rosulullah, aku memiliki uang satu dinar.

Kemudian beliau bersabda: "Shodaqohkan kepada dirimu!"

Ia berkata; aku memiliki yang lain.

Beliau bersabda: "Shodaqohkan kepada anakmu!"

Ia berkata; aku memiliki yang lain.

Beliau bersabda: "Shodaqohkan kepada isterimu!"

Ia berkata; aku memiliki yang lain.

Beliau bersabda: "Shodaqohkan kepada pembantumu!"

Ia berkata; aku memiliki yang lain.

Beliau bersabda: "Engkau lebih mengetahui ."
(Terjemah Hadits Riwayat Abu Dawud)